Sebut saja si Brengsek--A. Dan si Usil--C. Mereka adalah dua bersaudara yang sangat kompak. Suatu hari, mereka bertengkar karena perkara kecil.
"Bagaimana kita usili B?" tanya C suatu hari.
"Tidak!" jawab si A. "Lebih baik kita ambil keperawanannya."
"Brengsek! Usili saja. Kau seperti tidak punya otak saja," dengus C.
"Aaah. Kau sendiri usil!" umpat A.
"Usil lebih baik daripada kamu yang ngeres pikirannya itu! Macam pria tak punya malu." bentak C.
"Fufufu. Berkaca pada dirimu sendiri! Bukankah kita sama?" seringai A. C tercenung mendengar kata-kata A yang terus membalik perkataan C.
Pelajaran kita hari ini:
Kita musti bercermin pada diri kita sendiri. Untuk apa pikiran kita bersih, bila kata-kata kita kotor. Untuk apa kata-kata kita bersih, bila pikiran kita kotor. Jangan sembarangan mengatai orang, bila kitapun memiliki sikap yang sama. Jangan sembarangan mengejek orang, bila kitapun punya sifat yang sama. Mari, bersihkan diri dari segala hal maksiat. Bersihkan baju taqwa kita, dari noda dosa :)
Telaga Aksara,
Third post
Tidak ada komentar:
Posting Komentar